1. Kuntilanak, nusantara
Kita semua pasti dah gak asing lagi kan dengan hantu bernama
kuntilanak?? Saking ngetopnya
kuntilanak, dia berkali-kali membintangi judul film di Indonesia, hehehe.Nah, sekarang mari kita bahas hantu
kuntilanak ini.
Kuntilanak adalah sejenis jin kafir dengan jenis kelamin perempuan. Penampakan
kuntilanak berdasarkan pengalaman dan kesaksian orang yang pernah bertemu/melihat (termasuk saya, hehe) adalah sebagai berikut:
1.Memakai baju terusan berwarna putih seperti daster
2.Rambut panjang sampai pantat, bahkan ada juga yang sampai lutut
3.Wajahnya tertutup oleh rambutnya sehingga tidak terlihat jelas (pemalu kali ya, haha)
4.Pakaian putihnya gombrang
sehingga lengannya tidak terlihat karena tertutup oleh lengan baju yang panjang dan longgar
5.Wajahnya putih dan sangat pucat.
Kebetulan di tempat tinggal saya sekarang di Jatinangor terdapat
kuntilanak dan wujudnya memang seperti itu.
2. Pocong, nusantara
Pocong, atau
pocongan adalah istilah yang merujuk kepada jenazah yang dibalut kain
kafan. Istilah ini berasal dari
bahasa Jawa, namun kemudian penggunaannya meluas dalam bahasa Indonesia. Pengenaan kafan biasanya dilakukan setelah jenazah dimandikan, dan ketujuh lubang utama tubuh (kedua
mata, kedua lubang
hidung, dua lubang
telinga, dan
anus) disumbat
kapas.
3. Sundel Bolong, jawa
Sundel bolong (dalam
bahasa melayu:
sundal bolong) adalah
mitos hantu dari
nusantara yang umumnya digambarkan sebagai
wanita cantik berambut panjang dan bergaun panjang warna
putih yang
bolong ("berlubang tembus") di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Banyak yang menyangka bahwa Sundel Bolong sama dengan
Kuntilanak, karena dalam mitosnya, keduanya digambarkan sama-sama berambut panjang dan mengenakan gaun putih. Hal yang membedakan antara penggambaran sundel bolong dengan kuntilanak adalah punggungnya yang
bolong (berlubang).
Mitos hantu sundel bolong juga telah menjadi mitos yang umum di
Malaysia setelah dibawa oleh
imigran-imigran dari nusantara.
4. Genderuwo, nusantara
Genderuwo adalah salah satu mahluk halus yang cukup terkenal dan hanya ada di Indonesia khususnya di pulau jawa. Hingga saat ini belum ada negara lain yang mengklaim genderuwo adalah khazanah kepunyaan negara selain Indonesia.
Genderuwo adalah sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya "gandaruwo" dan orang Jawa menyebutnya "gendruwo").
Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar yang teduh atau sudut-sudut yang lembab sepi dan gelap. Pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di Hutan Jati Donoloyo, kecamatan Sloghimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo, Kulon Progo sekitar 60 km ke barat Yogyakarta.
5. Leak, bali
Diceritakan juga bahwa Leak dapat berupa
kepala manusia dengan organ-organ yang masih menggantung di kepala tersebut. Leak dikatakan dapat terbang untuk mencari wanita hamil, untuk kemudian menghisap darah
bayi yang masih di kandungan. Ada tiga leak yang terkenal. Dua di antaranya
perempuan dan satu
laki-laki.
Menurut kepercayaan
orang Bali, Leak adalah manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah
embrio agar dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat mengubah diri menjadi babi atau
bola api, sedangkan bentuk Leyak yang sesungguhnya memiliki
lidah yang panjang dan
gigi yang tajam. Beberapa orang mengatakan bahwa sihir Leak hanya berfungsi di
pulau Bali, sehingga Leak hanya ditemukan di Bali.
Apabila seseorang menusuk leher Leak dari bawah ke arah kepala pada saat kepalanya terpisah dari tubuhnya, maka Leak tidak dapat bersatu kembali dengan tubuhnya. Jika kepala tersebut terpisah pada jangka waktu tertentu, maka Leak akan mati.
6. Rangda, bali
Diceritakan bahwa kemungkinan besar Rangda berasal dari ratu
Mahendradatta yang hidup di
pulau Jawa pada
abad yang ke-11. Ia diasingkan oleh raja
Dharmodayana karena dituduh melakukan perbuatan sihir terhadap permaisuri kedua raja tersebut. Menurut legenda ia membalas dendam dengan membunuh setengah kerajaan tersebut, yang kemudian menjadi miliknya serta milik putra Dharmodayana,
Erlangga. Kemudian ia digantikan oleh seseorang yang bijak. Nama Rangda berarti juga
janda.
Rangda sangatlah penting bagi mitologi Bali. Pertempurannya melawan Barong atau melawan
Erlangga sering ditampilkan dalam sendratari. Sendratari ini sangatlah populer dan merupakan warisan penting dalam tradisi Bali. Rangda digambarkan sebagai seorang wanita dengan rambut panjang yang acak-acakan serta memiliki kuku-kuku panjang, lidah yang menjulur panjang, dan payudara yang panjang. Wajahnya menakutkan dan memiliki taring-taring yang panjang dan tajam.
7. Tuyul, nusantara
Tuyul (
bahasa Jawa:
thuyul) dalam
mitologi Nusantara, terutama di
Pulau Jawa, adalah
makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan
manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, orang memasang
yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya.
Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang
keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.). Kemungkinan besar tuyul juga sejenis alien.
8. Suster Ngesot, nusantara
Suster ngesot adalah hantu yang konon menghuni RS Salemba di jakarta pusat.Awal mula dari cerita suster ngesot adalah adanya salah seorang suster di rumah sakit tersebut yang diperkosa oleh dokternya kemudian suster tersebut hamil dan si dokter tidak mau bertanggung jawab atas janin yang di kandung suster tersebut.Dan cerita suster ngesot pun dimulai ketika suster tersebut dibunuh dan mayatnya dikuburkan di salah satu ruangan yang ada di rumah sakit salemba.
Meski begitu,kebenaran akan cerita ini belum bisa dipastikan karena bila memang ada seorang suster yang dibunuh apakah rekan kerja,rumah sakit tempat dia bekerja dan keluarga tidak akan mencarinya serta melaporkannya ke kepolisian?
Namun kebanyakan dari cerita yang beredar,begitulah sejarah suster ngesot.Katanya,bila anda berjumpa dengan suster ngesot maka anda tidak akan bisa berteriak atau lari hingga hantu suster ngesot tersebut lewat.
9. Jenglot, nusantara

Suster ngesot adalah hantu yang konon menghuni RS Salemba di jakarta pusat.Awal mula dari cerita suster ngesot adalah adanya salah seorang suster di rumah sakit tersebut yang diperkosa oleh dokternya kemudian suster tersebut hamil dan si dokter tidak mau bertanggung jawab atas janin yang di kandung suster tersebut.Dan cerita suster ngesot pun dimulai ketika suster tersebut dibunuh dan mayatnya dikuburkan di salah satu ruangan yang ada di rumah sakit salemba.
Meski begitu,kebenaran akan cerita ini belum bisa dipastikan karena bila memang ada seorang suster yang dibunuh apakah rekan kerja,rumah sakit tempat dia bekerja dan keluarga tidak akan mencarinya serta melaporkannya ke kepolisian?
Namun kebanyakan dari cerita yang beredar,begitulah sejarah suster ngesot.Katanya,bila anda berjumpa dengan suster ngesot maka anda tidak akan bisa berteriak atau lari hingga hantu suster ngesot tersebut lewat.
10. Kuyang, kalimantan
Kuyang merupakan
siluman berwujud
kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari
darah bayi. Makhluk ini dikenal masyarakat di
Kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran
ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.
Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun biasanya ia mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk dihisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya. Orang yang melihat kuyang terbang biasanya melihatnya seperti burung besar.
Untuk menghadapinya korban perlu menggunakan
sapu ijuk atau memukulkan perabot rumah tangga seperti
panci atau
wajan.